NEGERIKU, HARAPANKU

Banyak yang bilang, Indonesia itu negeri yang kaya, subur dan maksmur. Sumber daya alam dan sumber daya manusianya juga banyak sekali dan terkenal akan keramahannya. Ya, ya, cukup pujiannya. Walaupun subur dan kaya, tapi ternyata masyarakatnya masih banyak masyarakatnya yang belum taat pada peraturan yang ada. Misalnya saja, untuk membuang sampah. Banyak yang masih membuang sampah di sembarang tempat. Misal di jalanan atau di sungai. Padahal, air sungai itu sering dipakai untuk mandi, mencuci dan untuk kebutuhan sehari-hari lainnya. Kesannya jorok!
Aku ngaku, satu, dua kali aku masih suka membuang sampah bekas bungkus makanan ke jalan. Tapi aku mau berubah, aku ga mau buang sampah di sembarang tempat lagi. Jadi, kalau aku sudah menghabiskan makananku, aku akan menyimpan dulu bungkusnya di saku atau tas. Jadi nanti kalau aku menemukan tempat sampah, aku buang deh. Kan kasihan, orang yang pekerjaannya menyapu jalanan. Setiap hari mereka menyapu sampah-sampah yang kita buang.Andai saja semua orang taat pada peraturan.

Aku juga suka merasa kasihan sama orang yang ga punya pekerjaan alias jadi pengangguran. Orang yang tinggal dan hidup di negeri ini bukan satu atau dua orang. Jumlah masyarakatnya juga terus bertambah setiap harinya.  Tapi berbeda debgan lapangan pekerjaannya yang kurang banyak. Dulu, ada seseorang yang bilang sama aku, “Orang yang pikirannya udah maju itu ga akan mikir untuk cari kerja. Tapi, mereka bakalan mikir untuk bikin lapangan pekerjaan”. Disitu aku belum ngerti apa maksud orang itu. Ternyata, maksud dia, kalau kita bikin lapangan pekerjaan, walau kecil dan sedikit, tapi bisa menyerap pekerja yang lumayan. Jadi, bisa ikut membantu mengurangi pengangguran lah. Tapi masalahnya pasti ujung-ujungnya modal. Hmff… sekali lagi, masalah negara berkembang.

Nanti, kalau aku udah besar au jadi apa ya? Terus apa yang nanti diwariskan sama generasi muda? Hutannya udah banyak yang gundul, binatang banyak yang diburu, punah deh! Hutang menumpuk disana-sini. Ga lucu ah! Berharap Indonesia jadi negara yang maju, makmur, aman, kaya dan sejahtera kayak yang orang-orang bilang. Dan yang terutama, ga ada pejabat yang korupsi! Udah dikasih kaya ko ga bersyukur? Aku sih cuma mau kasih saran aja untuk semua orang yang pernah atau mau coba-coba pakai uang yang bukan miliknya, mendingan buruan tobat deh! Kan korupsi itu bikin malu, nanti kalau cucunya nanya, siapa sih kakek atau nenek saya? Masa orang harus jawab, kakek atau nenek kamu itu orang terkenal. Terkenal gara-gara korupsi. Nah lo maluu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: